Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Habiskan Saja Uang Mu

Coba deh ambil selembar uang kertas dari dompet. Nominal berapapun, mau dua ribuan atau seratus ribuan boleh. Coba cari tulisan kecil di belakang uang kertas yang bunyinya : Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa, Bank Indonesia menerbitkan uang sebagai ALAT PEMBAYARAN dengan nominal Seratus Ribu Rupiah.

Nah, coba baca sekali lagi. Uang sebagai alat apa?

Tapi bener gak sih, bahwa yang paling menyenangkan dari uang adalah membelanjakannya. Sesuai fungsi yang tertulis di uang kertas : alat pembayaran. Bayar buat beli makan, beli baju, jalan-jalan, nonton dll. Nah, karena yang paling menyenangkan adalah membelanjakan uang, lalu kenapa tidak kita habiskan saja uangnya. Biar senangnya maksimal! 

Betul, alat pembayaran. Inilah penyebab utama kenapa orang susah nabung. Dari label di uangnya sendiri sudah tertulis uang dipakai untuk alat bayar ini itu. Gak ada uang kertas yang tulisannya buat ALAT MENABUNG kan? Hahaha. Just joking lah ya…

Boleh saja kita habiskan uang kita. Tapi ada syaratnya. 

“Halah, kalau kayak gitu-gitu sih saya sudah tahu”

Haha, emang tugas para edukator perencanaan keuangan itu mirip-mirip ustadz. Yang dibicarakan biasanya hal-hal yang kita sudah ketahui. Tapi memang perlu diingatkan terus menerus, siapa tahu emang belum dikasih hidayah. Jadi kalau setelah membaca tulisan ini seseorang belum juga sadar, maka segeralah bertaubat. 

Tapi memang benar sih, bahwa urusan memilah-milah uang ini bukan perkara mudah. Ada pasangan suami istri yang gajinya 40 juta sebulan ternyata tidak punya aset apapun. Alias uangnya ludes terus tanpa terasa setiap bulannya. Padahal yang dibeli rasa-rasanya cuman gitu-gitu aja. Nothing special. Trus raib kemana tuh gaji 40 juta coba?

Jadi, mengelola uang itu perlu dibiasakan juga.  Jadi kita perlu tahu : 

  • Gimana caranya hemat tapi tetap update style berpakaian?
  • Apa yang boleh dan gak boleh pada saat belanja?
  • Kapan kita lebih baik belanja ke pasar tradisional?
  • Momentum apa yang paling pas buat belanja?
  • Tahu gak, bahwa menikmati secangkir kopipun ada aturannya?
  • Bagaimana mengalahkan lambaian diskon dan sale?

Nah, banyak pertanyaan kan?